AES479 Jumpa Ilham, Seniman Muda Berbakat

Kemarin sore saya mampir ke seorang teman lama. Teman yang entah sudah berapa lama kita tidak jumpa. Entah berapa hitungan tahun kami tidak jumpa. Karena suatu keperluan, akhirnya saya dan kak Lyn mampir ke rumah mereka. Keluarga ini keluarga seniman, suaminya Dikdik adalah seorang fotografer - yang memang nyeni, istrinya Angi juga sama, seorang pegiat seni.
Kediaman mereka sekarang dijadikan ruang berkesenian, studio dan galeri. Namanya Wangirupa. Kami kemarin mampir ke sana. Tidak lama menunggu, pintu dibukakan oleh Angi dan Ilham. Terakhir saya jumpa Ilham, dia masih kecil - sempat ke Semi Palar untuk melihat kemungkinan bersekolah di Semi Palar - persisnya kapan, saya juga sudah lupa.
Setelah berbincang ke sana kemari, kami baru tahu Ilham sekarang berkarya sebagai seorang seniman muda. Waktu kecilnya, saya ingat, Ilham cukup sulit mendapat sekolah karena keunikannya. Sempat bersekolah di beberapa sekolah inklusi dan akhirnya menemukan kekuatannya di wilayah seni rupa. Keunikan diri Ilham memunculkan kekuatan tersendiri di dalam karya-karyanya. Ilham juga sangat beruntung - talentanya dikenali oleh sekelompok pegiat seni rupa yang memfasilitasi - mengelola seniman-seniman seperti Ilham. Komunitas ini namanya Tab Space - semacam lembaga artist management yang membantu mengelola Ilham dan teman-temannya agar karya-karya mereka bisa diapresiasi selayaknya. Sejauh cerita yang kami tangkap Tab Space sudah membantu agar karya Ilham sampai di sebuah galeri di Jepang. Keren banget ya.
Memang seniman-seniman seperti Ilham ini walaupun punya keterbatasan, justru punya karakter tersendiri di dalam karya-karyanya. Hanya memang perlu mata dan kepekaan tersendiri untuk melihat potensi yang ada dan mengkanalisasinya ke ruang-ruang yang tepat. Kami juga diajak berkunjung melihat studio Ilham - tempat dia membuat dan memajang karya-karyanya. Wah kereen banget.


Karya-karya Ilham sudah dimanfaatkan oleh beberapa merek terkenal seperti JNE dan Starbucks. Beberapa juga sudah dijadikan ilustrasi produk pakaian anak-anak - seperti gambar di atas ini. Kunjungan kemarin jadi sangat bermakna karena bisa berjumpa Ilham dan mendengar kisah dan melihat karya-karyanya. Salut dan apresiasi buat Ilham dan kedua orangtuanya. Semoga Ilham terus berkarya dan jadi inspirasi bagi banyak orang - seperti makna dari namanya sendiri : Ilham. Salam hormat!

Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES836 Titipan dari Herry (alm)
Sejak minggu malam, banyak dari kita teralihkan perhatiannya ke dalam peristiwa kepergian sahabat kita Herry, suami dari Ria, ayah dari Evan dan Davin yang sekian belas tahun jadi bagian dari keluarga besar Semi Palar dan berbagai dinamika interaksi di dalamnya. @joefelus, saya juga sempat menulisk…

AES791 Bendera, Upacara dan Spirit Ke-Indonesia-an
Setiap tanggal 17 Rumah Belajar Semi Palar menyelenggarakan Upacara Bendera. Ritual penghormatan Sang Merah Putih dan pengkhidmatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang udaranya bisa kita hirup dalam-dalam setiap harinya saat ini. Pagi harinya, saya menerima sebuah video pendek dari mas…

AES735 Requiescat In Pace pak Sutardi
Kemarin berita duka masuk ke hape saya. Kepergian seorang guru, kepala sekolah saya sewaktu di SMP dulu. Pak Sutardi namanya. Salah seorang guru yang membawa kesan sangat mendalam bagi saya. Kalau dipikirkan lagi beliau yang membuka kesukaan saya terhadap dunia keseni-rupaan. Karena beliau memang m…

