AES481 Mendengar Menyimak Mengerti Memahami

Kalau kita pakai tingkatan dengan menggunakan sistem koordinat kartesius dua dimensi. Sumbu X sebagai cara bicara kita dalam merespon perkataan orang lain, dengan x=1 adalah membatalkan, x=2 adalah menambahkan, dan x=3 adalah mengembalikan (bukan membalikkan). Sumbu Y sebagai cara pikir kita dalam merangkai pemikiran orang lain, dengan y=1 adalah mempolakan y=2 adalah menstrukturkan, dan y=3 adalah memodelkan.
Mendengar adalah area persegi yang terbentuk dari empat titik sudut yaitu, titik temu membatalkan dan mempolakan (1,1), titik temu menambahkan dan mempolakan (2,1), titik temu membatalkan dan menstrukturkan (1,2), titik temu menambahkan dan menstrukturkan (2,2).
Menyimak adalah area persegi yang terbentuk dari empat titik sudut yaitu, titik temu menambahkan dan mempolakan (2,1), titik temu mengembalikan dan mempolakan (3,1), titik temu menambahkan dan menstrukturkan (2,2), titik temu mengembalikan dan menstrukturkan (3,2).
Mengerti adalah area persegi yang terbentuk dari empat titik sudut yaitu, titik temu membatalkan dan menstrukturkan (1,2), titik temu menambahkan dan menstrukturkan (2,2), titik temu membatalkan dan memodelkan (1,3), titik temu menambahkan dan memodelkan (2,3).
Memahami adalah area persegi yang terbentuk dari empat titik sudut yaitu, titik temu menambahkan dan menstrukturkan (2,2), titik temu mengembalikan dan menstrukturkan (3,2), titik temu menambahkan dan memodelkan (2,3), titik temu mengembalikan dan memodelkan (3,3).
Ada lagi sih sumbu Z sebagai cara berbuat diri sendiri yang menjadikan sistem koordinat tiga dimensi, yang akan lebih baik lagi dalam mempersepsi realita ini. Dengan z=1 adalah logika (causality), z=2 adalah peluang (probability), dan z=3 adalah kemungkinan (possibility). Irisan dan pertemuan yang terbentuk pun bukan lagi pada tataran luasan (area/kapabilitas) seperti yang diindera sebelumnya, melainkan sudah pada tataran isi (volume/kapasitas).
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
