AtomicEssay

AES484 Tiga Tingkat Bersikap Pantas dan Bertindak Layak

leoamuristpenulis arsip2

Tingkat dasar adalah bersikap pantas dan bertindak layak setelah membuang kelebihan energi yang tidak bisa dikendalikan. Seperti seorang anak dari kelompok bermain yang perlu melelahkan dirinya agar dengan sisa energi yang pas dapat memenuhi peran dan fungsinya. Yaitu mencoba hal baru dan menciptakan karya dari rangkaian hal-hal baru itu.

Tingkat menengah adalah bersikap pantas dan bertindak layak karena perlu menjaga kesan terhadap dirinya dari orang-orang yang ada di sekelilingnya. Seperti seorang anak kelompok belajar dasar yang perlu pengakuan kualitas dirinya dari orang-orang yang dianggapnya penting dan berpengaruh. Agar mendapatkan dukungan dalam mencoba hal yang disukainya.

Tingkat tinggi adalah bersikap pantas dan bertindak layak karena merespon ruang peran dan fungsi sesuai dengan alasan dan tujuannya. Seperti seorang anak kelompok belajar menengah atas yang menggunakan ruang bersama untuk memenuhi kepentingan pribadinya dengan mempertimbangkan dampak kepada orang lain di dalam ruang bersama ini.

Tingkat yang melampaui tiga tingkatan itu adalah bonus dari bersikap pantas dan bertindak layak. Seperti sosok yang mampu mengendalikan energinya sendiri, sehingga membuat dirinya berkesan baik dan mendapatkan rasa sungkan dari orang di sekelilingnya. Bahkan pada satu momen, sosok inilah yang menjadi ruang dan peran yang mencerahkan soal alasan dan tujuan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41