AES486 Slow is Flow

Memberikan diri bagi lingkungan, karena keadaan terbentuk dari pandangan diri terhadap keberadaan. Seringkali kita tidak mengetahui apa yang sesungguhnya diperlukan, makanya terlalu ketagihan kita akan kepastian. Sungguh melelahkan ini, makanya ganti saja dengan keterbukaan untuk menerima kalau ketidak pastian itulah yang paling pasti.
Dengan mengalir mengikuti arus tanpa terhanyut, karena alurnya terbentuk dari harapan terhadap keadaan. Pola yang terbaca dari ketidak pastian itulah pegangannya, bukan pada cabang pohon kita bergantung melainkan pada tanah yang menahan beban kan. Ketidakpastian yang sudah kita terima itulah sumber kepastian yang bisa kita ciptakan, alih-alih menagih kepastian dari orang lain untuk disuguhkan kepada kita.
Menyatakan gagasan adalah menyatakan diri, karena karya yang dijadikan akan menjadikan dan yang diadakan akan mengadakan. Inilah yang membedakan decision framework dengan sense making framework. Kepastian membuat kita memaksakan kerangka pikir kita kepada realita. Sedangkan kemasuk akalan membuat kita meluaskan akal kita untuk memahami realita.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
