AtomicEssay

AES489 Sampai Kapan? (2/2)

leoamuristpenulis arsip2

Kalau setiap orang adalah refleksi dan proyeksi diri, bertumbuhlah sampai saat orang lain itu tidak memicu rasa tidak puas dan tidak penuh diri sendiri. Karena itulah saatnya, kepenuhan diri mencapai kecukupannya yang memuaskan. Berkembanglah dengan bebas, yang adalah soal menentukan batasan.

Be the change you want to see in the world. "Sampai kapan?" Pertanyaannya. 

Seperti ketika kita melihat perilaku orang yang lain yang begitu-begitu saja, perlu kita terima kalau kita lah yang melihat yang itu-itu sajanya. Juga ketika kita menyaksikan perilaku orang lain yang tidak masuk akal, perlu kita akui lah bahwa akal kita yang tidak muat untuk dimasuki realita yang kita saksikan itu.

Lalu kita membuat tuntutan agar orang lain menjadi lebih baik, cerdas, berdaya, dan bijaksana.

Perubahan bukan soal mengubah, melainkan dengan berubah. Selama masih berkehendak mengubah, selama itulah kita bertahan/tertahan di sini. Setelah mulai berkehendak berubah, barulah pantas dikatakan berjuang. Kemudian menjadi layak, saat diri sendiri sudah menjadi tanpa perlu menjadikan orang lain lagi.

Ketika kita sudah melihat orang lain bukan lagi refleksi sendiri dan proyeksi diri. "Sudah selesai." Jawabannya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41