AES492 Melalui Makna Melewati Disiplin

Katanya terlalu kerap orang-orang sekarang bekerja untuk makna, sampai-sampai tidak mampu lagi bekerja atas disiplin. Segala hal selalu melalui pemaknaan terlebih dahulu, sehingga semua hal melewati disiplin sejak dari awalan. Bedakanlah melalui dengan melewati, yang melalui menapakinya sedangkan yang melewati tidak menapakinya.
"Lalu, maknanya apa?" Pertanyaan yang menjadi indikator kalau segala hal perlu melalui pemaknaan. "Kalau tidak bermakna, tidak usah!" Pernyataan yang menjadi indikator kalau semua hal melewati kedisiplinan. Kalau tidak ada makna yang didapatkan, tidak udah disiplin melakukan. Padahal, keberadaan makna itu dijadikan dari disiplin mulai dari ketiadaan.
Makanya jadi wajar kalau sekarang ini orang merasa tidak bebas, sehingga cidera menanggung beban kenyataan dan perlu healing liburan setiap jangka waktu tertentu. Bahkan sampai ikutan terapi pemaknaan, sehingga liburan pun dipertanyakan makna keberadaannya. Jawabannya, lakukan saja terus liburan sebagai disiplin. Nanti saat sudah bosan, terciptalah makna.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
