AtomicEssay

AES498 Perjumpaan

Andy Sutiosopenulis arsip2

Sore tadi, untuk suatu keperluan saya mampir ke Babakan Siliwangi, tepatnya ke Warung Sanggar Mitra. Melewati area parkir, saya melihat sosok yang akrab di pandangan sedang berjalan lambat-lambat mengamati ruang² berkarya para seniman di sana. Sosok itu adalah Kang Wawan. Beliau sedang mengamati suasana di sana sambil mengambil foto dengan kamera hape di tangannya.

Setelah parkir saya segera menghampiri beliau. Dari belakang saya memanggil beliau tapi sepertinya tidak terdengar. Setwlah dekat saya menyentuh pundak beliau dan menyapa, "Kang Wawan, kumaha damang?" Melihat saya beliau tersenyum lebar, kamipun berjabat tangan. Beliau bilang, "Setiap perjumpaan adalah kehendak Yang Kuasa". Sayapun mengangguk dalam, mengamini kata-kata beliau. "Ajaib bisa berjumpa Andy di sini", lanjut kang Wawan.  

Beliau sedang akan menikmati pameran lukisan ada di sana. Ratusan lukisan-lukisan kecil hasil karya ratusan seniman sedang dipajang di sana. Saya pun mengikuti beliau masuk ke ruang pamer itu. Saya sendiri baru tau sedang ada eksibisi itu di sana. Sebentar saya menemani beliau mengapresiasi karya-karya yang ada di sana. Tidak lama, beliau bilang, "Andy, ayo kita musti selfie di sini". Beliaupun mengeluarkan kameranya dan mengambil gambar kami di ruang itu. Saya juga ikut mengambil gambar selfie kami di sana. Kami sempat berbincang tentang beberapa karya yang ada di sana... Saya menunjuk ke beberapa karya yang menarik perhatian saya karena ekspresi dan apa yang divisualisasikan oleh pelukisnya dan minta pendapat kang Wawan. 

Tidak lama kemudian saya pamit ke kang Wawan karena saya janji berjumpa dengan teh Euis di Warung Sanggar Mitra, tidak jauh dari sana. Sayapun berpamitan dan berlalu. 

Di tempat teh Euis, saya juga berkenalan dengan adik teh Euis, kang Asep - seorang seniman lukis. Beliau biasa dipanggil Asep Barong. Saya duga beliau banyak menggambar Barong sebagai objek lukisnya. Sebuah perjumpaan yang lain. Tidak lama kang Wawan ternyata menyusul ke tempat teh Euis dan kamipun berbincang di sana. Saya sepakat dengan kang Wawan, setiap perjumpaan tentunya sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa - karena tidak ada peristiwa kebetulan. 

Sebuah perjumpaan yang singkat tetapi hangat. Dengan segera saya memutuskan bahwa peristiwa ini akan jadi bahan tulisan saya malam ini. Sampai jumpa di lain kesempatan teman-teman. Salam bahagia buat semua. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES836 Titipan dari Herry (alm)

Sejak minggu malam, banyak dari kita teralihkan perhatiannya ke dalam peristiwa kepergian sahabat kita Herry, suami dari Ria, ayah dari Evan dan Davin yang sekian belas tahun jadi bagian dari keluarga besar Semi Palar dan berbagai dinamika interaksi di dalamnya. @joefelus, saya juga sempat menulisk…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES791 Bendera, Upacara dan Spirit Ke-Indonesia-an

Setiap tanggal 17 Rumah Belajar Semi Palar menyelenggarakan Upacara Bendera. Ritual penghormatan Sang Merah Putih dan pengkhidmatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang udaranya bisa kita hirup dalam-dalam setiap harinya saat ini. Pagi harinya, saya menerima sebuah video pendek dari mas…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES697 Mengenal Koji Yakusho

Ini tulisan ke empat saya yang terinspirasi dari filem Perfect Days. Sejujurnya filem ini sekarang sedang menjadi sumber belajar saya yang boleh dibilang paling penting. Kemarin sore setelah mengajak kakak-kakak Smipa menonton ulasan filem ini dari kanal youtube Tom's Thoughts yang menyoroti filem…

Andy Sutioso10