AES502 Ketemuan Belajar Baca Kesatu

Kemarin sore, di tengah gerimis yang rasanya abadi dari pagi ke pagi. Tumben, tidak terbersit ide membeli nasi padang. Yang terbersit adalah gagasan membaca buku, malahan.
Sambil berjalan membawa buku yang akan dibaca(kan), mengincar rekan yang tampak sedang luang. Dapat! Sekelompok pembaca yang dengan girang dipaksa, untuk membawa buku dan membacakannya lantang.
Lupa jumlah pesertanya, ingat apa yang dibacakan oleh setiap-tiapnya. Dari hanya ada dua pilihan antara apatis atau mengikuti arus dan memilih untuk merdeka yang kesannya sok rebel. Kepada istilah blanko kosong yang rasanya boros, sudah blanko masih kosong pula.
Dari samar-samar Semar yang berguna untuk menemukan kejelasan. Kepada asal usul istilah ngemis yang adalah kebiasaan menerima atau meminta sedekah di hari Kamis. Lanjut rusa yang mampu menunjuk dengan hidung, dear itu rusa bukan sayang. Ke adaptasi melalui rasa bahasa pada struktur berkata.
Sampai kepada penolakan dikendalikan oleh manusia lain dengan menggunakan mesin. Hingga penyadaran kecenderungan manusia untuk mengendalikan manusia lain. Semua ini berlangsung dalam tiga puluh menit, walaupun rencananya hanya dua puluh menit. Kelebihan waktu dipakai untuk menghirup aroma-aroma buku-buku.
Tanpa kesimpulan, tanpa penyimpulan. Silakan bubar dengan kekayaan masing- masing. Bertemu lagi sore lain kali di waktu luang, yang sebenarnya jeda sepuluh menit saja sudah sangat memungkinkan. Kalau menulis merangkai pemikiran, maka membaca mengasah perasaan.
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

