AES503 Sudah Gaharu, Cendana Pula

Apakah setelah mengetahui terlebih dahulu akan melakukannya kemudian? Pun tetap melakukannya setelah mengetahui sebelumnya, apakah akan memahaminya? Ataukah malah sibuk mengonfirmasi imaji dengan realita, sampai mengoreksi ketidak samaan perkataan dengan keadaan?
Apakah setelah mengetahui, tumbuh keyakinan? Pun tumbuh keyakinan, apakah sungguh meyakininya? Ataukah hanya menyerahkan diri kepada kepastian yang dikatakan orang lain dengan jaminan-jaminan yang memuaskan kepercayaan sistematik yang dipegang selama ini, alias kebiasaan?
Apakah setelah mengetahui, sungguh bertanya? Ataukah pertanyaan itu hanyalah luapan pengetahuan-pengetahuan yang, kepenuhan tanpa pemenuhan? Retorika yang tidak perlu dipedulikan, karena setiap tanggapan dibalas dengan kesudah tahuan dan seleksi kesesuaian selera dan kebiasaan. Lalu?
Biarkan dan lepaskan. Lepaskan dan biarkan. Melampaui kebijaksanaan melepaskan bukan berarti membiarkan, ciptakan kebijaksinian lepaskan dan biarkan. Terbentur, terbentur, terbentur. Lha, terbentuknya mana? Sudah tidak signifikan. Karena pertanyaannya berbasis kesudahtahuan, bukan keingintahuan.
Yang terbentur-bentur itu sudah kadung terbentuk. Sudah lama selesai, bahkan sebelum mulai. Sampai-sampai peribahasa bagai katak dalam tempurung pun sudah tidak mempan. Perlu sampai perih bahasa bagai kura-kura dalam tempurung, untuk mendeskripsikannya. Kura-kura kan memang dalam tempurung.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
