AES507 Sepertinya Para Pendidik/Penduduk Perlu Mengerti Ini

Seringkali kita melakukan proyeksi menggunakan kumpulan data terdahulu saja atau kumpulan oportuniti saat ini saja. Cobalah untuk menggunakan keduanya bersamaan, sehingga proyeksi memunculkan kebaruan yang bukan sekadar pengulangan.
Meskipun begitu, proyeksi tetap terasa seperti tuntutan alih-alih tuntunan. Cobalah untuk menyertakan perubahan data dan data perubahan, sehingga proyeksi menghadirkan kesegaran yang melampaui sekadar kebaruan.
Lebih lanjut lagi, saat kebaruan dan kesegaran perlu disegarkan dan diperbarui. Ciptakanlah proyeksi tanpa terikat data-data tersebut itu semua. Karena dengan melepaskan diri dari sekelompok data, yang terjadi justru mendapatkan akses kepada segudang data.
Masih mau lanjut lagi, lepaskanlah segudang data supaya mendapatkan satu data utama. Yaitu, diri sendiri. Proyeksi kan tidak pernah soal yang selain soal diri sendiri nanti. Baik yang di nanti, juga yang dinanti.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
