AtomicEssay

AES78 mengapa terganggu

innocentiainepenulis arsip2

Biasanya sepadat apapun, kegiatan demi kegiatan terjalani dengan asyik aja. Hari ini terasa ada yang berbeda. Menerima sebaris pesan yang harusnya jadi bagian dari proses sehari-hari, kok terasa ada yang terusik. Mencoba menelusuri apa yang terjadi, dan mengapa merasa terganggu. Secara teknis ternyata ada koordinasi yang terlewat sehingga tidak terinfo proses yang berlangsung dan keputusan yang kemudian dibuat. Manusia berusaha untuk mendapat sense of control, lewat rutinitas, agenda terjadwal, komunikasi, koordinasi, dll. Di sisi lain, sebaik-baiknya upaya, luput dan kesalahan bisa tetap terjadi, terlebih dengan segala agenda dan perubahan setting antara daring dan luring saat ini. Aku bisa lebih cepat berdamai dengan hal itu.

Pertanyaan kedua, ‘mengapa merasa terganggu?’ lebih sulit untuk ditelusuri. Mungkin karena perlu menilik ke dalam diri, dan mencari titik-titik persinggungan yang pernah terjadi. Meski interaksi bisa terhitung sebatas jari pada satu tangan, bisa jadi ada permasalahan yang belum selesai dan masih menyisakan rasa khawatir bila terjadi lagi. Setelah menjadi lebih jelas, berdamai dengan hal seperti ini juga tidak semudah diucapkan. Perlu untuk melihat permasalahan dari sisi yang berbeda, sehingga lebih dapat menerima, lalu menaruh percaya dan harapan bahwa segala sesuatu akan bergulir baik sebagaimana telah diputuskan.   

Pada kenyataannya manusia tidak punya kontrol atas bagaimana seharusnya segala sesuatu terjadi. Tepatnya atas segala sesuatu yang terjadi di luar diri. Kita tidak bisa membuat orang bersikap sebagaimana kita inginkan. Jujurnya kita bahkan tidak bisa membuat diri kita untuk selalu bersikap seperti yang kita inginkan. Banyak hal sangat mungkin berjalan di luar prediksi, rencana bisa gagal, atau kita justru merasa gagal karena berpikir bahwa kita bisa mengontrol segala sesuatu. Dalam situasi hari ini, aku sangat terbantu untuk dapat melihat dari sisi yang berbeda ketika pihak-pihak yang terlibat bersedia menjelaskan sisi pandangnya terhadap situasi tersebut, tentunya untuk saling menerima sisi pandang satu sama lain. Alih-alih sibuk sendiri memutar ulang dalam benak berbagai kejadian dari sisi yang itu-itu lagi, lebih mudah untuk meletakkan semua keping di atas meja, kemudian merangkai bersama dan menerima hasil akhirnya.

[ buat 2 orang rekan tersayang, terima kasih untuk proses hari ini :) ]

Komentar (2)

Andy Sutioso
Refleksi yang keren kak Ine.
innocentiaine
nuhun ka Andy..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES179 Sabar..

Ketika agenda dan olahan mulai memadat, ada kecenderungan dalam diriku untuk semakin ketat mengaturkan segala sesuatu. Seperti terkondisi untuk terus berstrategi agar seiring waktu berjalan semua agenda dan kegiatan tetap berjalan baik sesuai jadwal dan sasaran. Kerap terjadi, bahkan hampir selalu,…

innocentiaine32
AtomicEssay

AES158 Kembali Menulis

Waktu itu, sudah cukup lama sejak rutin menulis AES-ku terhenti. Dengan alasan, tergantikan oleh keasikan baru menggambar mandala. Aku sedang berdiskusi dengan rekan SPP tentang persiapan lingkar belajar untuk kakak jenjang kecil, dengan topik emosi. Khususnya dalam hal pengelolaan emosi di kelas,…

innocentiaine10
AtomicEssay

139 bukan ilham

Waktu masih duduk di bangku sekolah, aku pernah mendengar seseorang mengatakan “You always have a choice. You can choose to be happy, or you can choose to be grumpy. But it is always better, it is always smarter, it is always wiser to choose to be happy!!” Masih aku ingat betul, karena membuka pema…

innocentiaine30