Day 2

6 Mei 2026, Malam tadi tidurku kurang nyenyak, mungkin karena masih beradaptasi. Pagi ini kami sudah ada janji dengan Mas ahmad untuk mengelilingi dusun sepenuhnya, dimulai dari daerah rumah pak sam menuju ke pasar papringan. kita melihat hutan bambu yang sangat sejuk dan teduh. Saya suka sekali suasana di area pasar papringan. Kami pun diajak melihat tanaman kopi di sekitar pasar papringan. Dikenalkan dengan Pak yadi salah satu pengrajin keranjang bambu.
Sejujurnya hari kedua ini rasanya masih ingin leha leha karena lelah yang masih ada. saat melewati satu warung kami pun membeli ice cream di hari yang cukup terik. Rasanya begitu segar.
Team sepedagi datang ke rumah kami. Mba ika, Mba Wening, dan mas Yudhi. Kami berbincang mengenai pasar papringan, hal hal yang kami ingin tanyakan, sampai ke kehidupan pribadi. Mas Yudhi membawa Entho Chothot yang enak sekali, kami ingin membelinya lagi tapi belum sempat dan belum bertemu penjal yang pas.
Saya berbincang dengan mas Yudhi mengenai bagaimana dia menjadi interior designer tapi tidak menggunakan gambar dan client mempercayainya tanpa gambar kerja. Keren sekali bagaimana Mas Yudhi menggunakan bambu untuk interior sebuah lobby kantor.
Menjelang sore kami kembali ke rumah pak Yadi untuk belajar menganyam bambu menjadi keranjang. Ternyata cukup sulit, butuh banyak sekali latihan untuk bisa mahir.
Komentar (2)
Foto ini sangat memantik memori, Dhea. Kak Andy sempat membantu menuliskan huruf-huruf nama kota di penanda arah itu...
Hehe masih ketemu fotonya... Foto waktu penanda arahnya baru didirikan di Pasar Papringan
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 36 krasan
Hari Selasa, tidak banyak yang kami lakukan hari itu. Paginya, kami diskusi mengenai proyek riset kami selama di penjelajahan. Setelah makan siang tempe mendoan dan tumis sawi, kami berkenalan dengan kakak-kakak dari UMN. Kami lanjut dengan Pak Kabul dan istrinya di rumahnya. Pak Kabul adalah salah…
vania60
AES126 - Menganyam
Di hari-hari awal kami tiba di Ngadiprono, kami lewat di depan rumah berpintu biru dengan seorang bapak dan ibu sedang duduk menganyam keranjang. Aku sangat tertarik melihatnya. Tapi, waktu itu, kami masih malu-malu. Sore hari, di saat eksplorasi bebas, aku melihat bapak itu sedang duduk menganyam.…

AES125 - Revitalisasi yang Sesungguhnya
Mas Yudhi datang menjemput kami naik mobil, jam dua kurang sore kemarin. Sepanjang perjalanan, dia bercerita tentang Spedagi dan ogoh-ogoh yang ada di samping jalan dan tentang Pak Singgih. Dia bercerita tentang bagaimana Pak Singgih terus-menerus mencoba membuat prototipe sepeda bambu, meski gagal…


