AES006 Tentang Waktu

"Silakan dua menit." Kakak kelas menyediakan waktu 2 menit, ketika ada teman yang izin ke toilet di tengah pembelajarannya.
2 menit. Tidak dibulatkan jadi 5 atau bahkan 10 menit.
Dan mereka bisa melakukan itu dari keluar kelas hingga kembali ke kelas. 2 menit.
Situasi lain pun terjadi, ketika teman-teman melakukan observasi jumlah tegel di perpustakaan. Kakak memberi waktu 7 menit untuk menghitung tegel sampai menuliskannya di atas kertas LKS.
Dengan sigap teman-teman memperlakukan kesempatan, menghitung tegel perpustakaan dengan "kesadaran" waktu yang disediakan. Ketika ada sisa waktu 3 menit, Kakak mengingatkan agar teliti lalu kembali dihitung.
Kesadaran tentang waktu ini dimulai dari pengisian daftar hadir. Waktu datang ditulis secara detil. Misal jam datang 07.13 menit. Setiap menit begitu berarti. Sampai boleh dikatakan, semua murid di sini hampir tidak pernah terlambat.
Guru saya pernah bilang begini, bahwa hidup seperti sekejap mata. Saya mendengar kalimat ini waktu saya kecil, saat itu saya selalu merasa bahwa hidup terasa lama dan biasa saja.
Namun kalimat Guru saya ini kembali terngiang ketika usia terus bertambah dan bertambah. Terlebih ketika dihadapkan pada berbagai "kehilangan" dan pentingnya memperlakukan kesempatan dengan "syukur". Seringkali ketika ada kesempatan namun hilang begitu saja.
Dalam proses magang selama 20 hari ini di SMIPA memberi kesadaran penuh, bahwa setiap orang di sini, begitu baik memperlakukan waktu secara efektif.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES055 Mangga dan Bapak-Bapak
Hari ini ada pemandangan istimewa di area parkiran sekolah kita. Seorang bapak sedang memanjat pohon mangga golek yang terletak di dekat kantor. Tiga orang bapak yang lain sedang menunggu di bawah. 😄Sebelumnya, saat aku memutar mobil mencari tempat parkir yang kosong, dua orang bapak sedang berbag…
Mega52
AES190 Sonichi
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…

AES99 Kuberi judul: J E D A
Pada hari-hari yang berjalan bergitu cepat, pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan tetap menyediakan jeda-jeda sederhana, yang bahkan sering tak kita sadari. Ketika di jalan, tetiba ketemu lampu merah atau perlintasan kereta pas lagi buru-buru. Pernahkah kita menggunakan momen itu sebagai jeda, sesede…


