AES007 Hmm… Mau Nulis Apa Ya?

Hampir jam 11 malam, saya belum menuliskan sepatah katapun di esai saya yang ke 7. Sekitar beberapa jam yang lalu masih bingung mau menulis apa. Sebetulnya ada banyak hal di kepala. Wong menurut bung Ahkam – dalam atomic essaynya yang ke tiga Era Keberlimpahan Informasi, manusia jaman sekarang ini sebetulnya kebanjiran informasi. Tapi mungkin memang masalahnya justru di situ, kita jadi bingung memilah mana yang penting dan mana yang hanya sampah.
Terkait kebingungan menulis, saya teringat pesan seorang teman lama yang juga penulis buku dan blogger yang dulu sempat mampir ke Semi Palar dan memberikan workshop penulisan – di festival buku yang pertama di Semi Palar – kalau tidak salah sekitar tahun 2010-an. Duh, namanya kok lepas dari memori saya… jangan-jangan ini gejala usia… Eniwei, saya masih ingat pesan dia untuk bisa konsisten menulis : “Tetaplah menulis pada saat kita bingung apa yang harus dituliskan”. Intinya mulailah, just do it, jangan banyak mikir.
Sepertinya pesan yang dia titipkan ini yang sedang saya coba sekarang. Hmm, OK, lalu apa?
Di titik ini saya akhirnya berpikir bahwa membangun habit adalah melatih pikiran kita bahwa menulis itu tidak sulit. Selalu ada sesuatu yang bisa kita tuliskan. Toh setiap hari kita punya pengalaman baru. Dan benak kita terisi dengan pengalaman-pengalaman baru. Yang sepertinya menjadi kendala adalah persepsi bahwa sebuah tulisan perlu punya bobot dan muatan tertentu. Ya, belum tentu juga begitu. Saya jadi ingat saat saya membuka ruang menulis di blogspot sekitar tahun 2006. Saya hanya yakin menulis itu penting. Dan saya menulis bukan buat siapa-siapa. Tulisan ini adalah catatan2 saya – seperti dulu orang2 punya diary… Jadi sebetulnya apa yang kita pusingkan…
Akhirnya di sini saya bisa menutup esai saya yang ke tujuh dengan 281 hitungan kata di dalamnya. Salam penulisan
Komentar (1)
memindahkan lagi satu esai dari Ning ke sini...
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES908 Antara Ririungan dan Medium
Pagi ini saya menuliskan posting saya yang ke lima di Medium. Judulnya ini "Hmm. What Should I Write About?". Mungkin dari judulnya kebayang ya apa isinya. Kalau cukup kepo silakan mampir dan menelaah apa yang saya tuliskan di Medium. Lucu juga pengalamannya. Setelah menuliskan sekitar 900 esai di…

AES476 Hutang Menulis
Tulisan ini memang hanya mencatatkan bagaimana saya sedang punya hutang menulis. Minggu kemarin agenda sangat padat dan melelahkan. Cukup banyak tulisan saya yang seperti ini, sekedar untuk mendorong diri untuk menulis - walaupun kondisi sedang tidak kondusif untuk menuliskan sesuatu yang lebih ber…

AES427 Membongkar Narasi Negatif dalam Diri Kita
Menemukan bukti kegagalan sistem pendidikan Indonesia sebetulnya mudah. Tinggal melihat narasi seperti apa yang ada dalam diri kita masing². Banyak sekali narasi-narasi yang tertanam dalam diri kita, contohnya : "Saya ga bisa gambar", atau "Saya ga suka matematika", yang lain lagi "Saya ga suka (at…
