AES026 Hydrant bukan sembarang hydrant

Ini hydrant bukan sembarang hydrant. Salah satu dosen di kampusku pernah berkata, "Jadi mahasiswa jangan setengah-setengah, lagi nongkrong malah ngomongin kelas, lagi kelas malah ngomongin obrolan tongkrongan." Kutipan ini lah yang jadi motivasi terbesarku untuk menjadikan tangga dan hydrant di kantin pasca UPI sebagai tempat nongkrong untuk obrolan tongkrongan.
Saking seringnya nangkring di sini, sempat ada satu teman lewat dan dia malah bilang permisi sambil menurunkan tangan a la orang Sunda. Lah dia yang permisi malah kita yang tidak enak, seakan-akan kita preman yang keseringan nongkrong. Padahal kita juga sama-sama bercita-cita menjadi mahasiswa penerus bangsa yang dicap selalu melakukan penelitian bukannya nongkrong :( .
Semua topik dilahap habis di tempat legendaris ini dari mulai asmara, politik, film, games, olahraga, budaya, agama, bahkan sampai dengan filosofi. Bagiku tempat ini menjadi kelas dan kuliah tambahan selain jurusan yang aku ambil. Tentu terdengar tidak menyenangkan kan? sebaliknya semua topik di atas dibahas dalam atmosfer komedi dan canda. Bahkan tidak jarang dosen pun ikut menyapa, pastinya karena merasa iba dan kasihan melihat nasib generasi penerus bangsa yang kebanyakan nongkrong wkwk. Apalagi nongkrongnya di tangga dan di belakang hydrant :( .
Aku merasa sangat beruntung bisa nongkrong di sini. Tempat ini bagaikan think tank yang pernah hadir dalam hidupku. Bahkan mungkin sebagian besar pemikiranku terbentuk di tempat ini setelah banyak berdiskusi dengan teman-temanku. Makanya aku sering bingung ketika ditanya orang belajar di mana nih? (ketika sedang mengobrol tentang satu topik). Masa harus aku jawab: di tangga kantin pasca UPI, di belakang hydrant yang bukan sembarang hydrant.
*Foto diambil hari Jumat kemarin setelah menemani teman-teman KPB ke UPI untuk acara Open Studio Fakultas Seni dan Desain satu hari sebelumnya .
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES951 Siap Bersekolah
Pagi ini di ruang tempat kami berdiskusi - berkoordinasi, terdegar suara tangisan seorang anak. Hari Selasa ini kami baru memasuki hari ke lima bersekolah, di TP ke 22 ini. Mengamati sebentar, sepertinya ini terjadi karena kenyamanan teman baru ini di rumah barunya. Murid di TK-A yang masih perlu w…

AES 72 BAGAIMANA BENTUK TUHAN?
Apa yang kita ingat saat kita berusia 5 tahun? Pernahkah terpikir tentang bagaimana bentuk Tuhan? Kawan Saron, teman ajaibku di 2 tahun terakhir ini. Menemani mereka dari Sobat Dero yang usianya 4 tahun, hingga usia mereka saat ini. Ada yang berusia 5 tahun, ada juga yang baru merayakan usia 6 tahu…

AES01 - Langkah Pertama
Berawal dari pengalaman yang akan terus terngiang dan jadi pelajaran berharga, peristiwa "spidol hijau yang jatuh" saat kegiatan membuatku jadi tersadarkan, tidak semua hal yang menjadi masalah harus langsung kamu selesaikan, tapi kamu perlu waktu untuk diam lalu amati dan perhatikan dari segala as…



