AES028 Nama Panggilan

Nama panggilanku kalau dipikir-pikir banyak sekali.
Oleh keluarga dirumah dipanggil Dek.
Oleh teman atau kerabat dekat dipanggil Nyanya. Bahkan teman dekatku ada yang memanggil Rong-rong bisa ditebak ya siapa nama panggilan sobatku itu ahaha.
Orang lain akan memanggil Kak/ Mbak/ Teh. Normal.
Nah setelah menikah, keluarga Fajrin memanggilku dengan nama asli. Sanya. Terasa aneh ditelinga sangat jarang aku mendengar nama asliku dipanggil, biasanya hanya terdengar saat dikelas saja atau urusan formal lain. Aku merasa ada jarak dengan panggilan itu. Belum terbiasa.
Di tempat kerja beda lagi panggilanku mulai dari dek koas, sus, dek lalu setelah sekian lama naik pangkat menjadi dok. Nama panggilan ini yang paling berat, ada tanggung jawab yang melekat pada panggilan ini. Rasanya tidak usah lah memanggilku dengan panggilan berat ini, apalagi diluar pekerjaan. Tidak sanggup
Setelah punya anak lain lagi, namaku bukan namaku lagi, berubah menjadi mama Seira dan mama Alwyn, dipanggil Bunda pula. Gemes seperti selevel dengan Mamah Dedeh yang berwibawa padahal jauh.
Anak-anak dan Fajrin juga memanggilku Ibu, keponakan-keponakan memanggilku Mommy. Sangat keibuan ya mungkin sebagai bentuk ucapan doa mereka padaku agar aku berkelakuan seperti ibu-ibu.
Belum lagi orang-orang mulai berubah tidak lagi memanggilku Kak/ Mbak/ Teh tapi menjadi Bu/ Tante/ nama asli saja tanpa embel-embel hahaha. Rupanya aku sudah mencapai usia ini. Sudah banyak orang yang usianya dibawahku, aku sudah lebih tua. Time flies.
Sesuai dengan grafik X berbanding lurus dengan Y. Bertambah usia bertambah pula panggilannya. Rupanya social circle ku makin lama semakin meluas. Semakin banyak timeline yang bersilangan atau sejajar denganku. Tak heran nama panggilanku semakin banyak. Sekarang semua nama panggilan sudah tidak asing lagi didengar olehku. Gimana kalau aku jualan galon. Namaku pasti jadi Sanya Galon. No hurt feeling. Asal jangan dipanggil KPK, apapun panggilanku aku akan menyahut.
Aku tetaplah aku.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES162 Homonim
Menurutku belajar bahasa indonesia cukup sulit. Tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding bahasa inggris. Apalagi kita, orang indonesia negara kepulauan, negara kesukuan. Memang keragaman ini melekat menjadi identitas kita.Nah aku jadi dapat ide menulis ringan seputar bahasa yang kita sering paka…

AES161 Refleksi Pagi di Festlit
Jujur saja saat dihadapkan dengan banyak pilihan kita akan lebih banyak bingung namun dengan sedikit atau bahkan tanpa pilihan kita menjadi resah juga artinya apapun kondisinya kita semua cenderung mengeluh. Begitukah manusia?Setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai pilihan. Dari mulai bangun ti…

AES160 Pertanyaan Akhir Pekan
Izinkan aku bertanya satu pertanyaan pada penghujung akhir pekan ini.Apa yang membuatmu bahagia hari ini?Jika aku yang mendapat pertanyaan tersebut maka aku akan berpikir sejenak lalu memutar ulang singkat apa yang aku lakukan semenjak pagi hari tadi hingga sekarang pada saat mengetik, lalu aku aka…
