Atomicessaysmipa

AES03 Mandala

yantisuryanii7penulis arsip3

Mandala!

Bagi saya mandala sama seperti semesta, ada bagian-bagian kecil yang saling berkaitan tanpa pernah terikat, bergerak bebas, namun tersusun teratur dan rapi. Pertemuan-pertemuan tiap bentuk seolah acak namun terbentuk untuk saling melengkapi.

Setiap kali menggambarkan mandala, ada proses yang selalu saya syukuri. Yaitu sebuah proses melepaskan! Jika sedari dulu kita diajarkan untuk menggapai, dan mencapai. Kali ini saya belajar melepaskan. Dan mandala jadi ruang saya untuk belajar melepaskan, dimana saya melepaskan setiap rasa, melepaskan setiap keraguan, melapaskan setiap kebahagian, serta melepaskan setiap kemelekatan. Dalam beberapa tradisi, mandala dibuat dari bahan  yang berasal dari sungai, seperti pasir. Mandala dibuat, disusun, kemudian setelah selesai, pasir penyusun mandala tersebut kembali dilebur pada sungai. Melepaskan, akan mengantarkan kita untuk dapat melihat lebih luas dan dalam. Melepaskan ego,  melepaskan identitas, melepaskan pikiran. 

Mandala juga kembali mengingatkan jika bagian-bagian kecil di dalamnya adalah bagian utuh dari gambaran keseluruhan. Maka dengan menghargai bagian terkecil sama halnya juga dengan menghargai kehidupan secara utuh. 

Kemudian jadi ingat juga kata-kata dari Mother Theresa;9154000500?profile=RESIZE_710x

Jadi rasanya semua saling terkait, dan hidup begitu indah. Jadi warna apa yang mau dituang dalam mandala hari ini?

Kepada Sang Pemberi Kehidupan, Terima kasih untuk hidup :)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES179 Sabar..

Ketika agenda dan olahan mulai memadat, ada kecenderungan dalam diriku untuk semakin ketat mengaturkan segala sesuatu. Seperti terkondisi untuk terus berstrategi agar seiring waktu berjalan semua agenda dan kegiatan tetap berjalan baik sesuai jadwal dan sasaran. Kerap terjadi, bahkan hampir selalu,…

innocentiaine32
AtomicEssay

AES015 hal yang mudah namun sulit

ini aku, aku yang ingin didengar namun sukar untuk mendengar. ini aku, aku yang selalu merasa buruk walau situasi tak selalu buruk. ini aku, aku yang menutup telingaku untuk orang namun memaksa orang untuk embuka telinga mereka untukku. orang macam apa aku ini? hanya haus validasi, ingin dikasihani…

jovanna34
AtomicEssay

AES001 Embrace my fear

Rasa takut seringkali defensive.Wajar. Karena itu adalah caranya untuk mempertahankan hidup.Semakin didesak, semakin tertutupSemakin dipaksa, semakin kuat mempengaruhiKetika tertekan, akan melawan menjadi rasa panik. Rasa sedih, rasa marah seringkali menyertai. Sadari saja. Sadari bahwa rasa ini ad…

lestaridy10