AtomicEssay

AES121 - Bukan Universitas

Ara Djatipenulis arsip2

Tanggal 10 Mei, selepas gereja dan makan siang, kami pergi ke Universitas Balakarta di Salamsari, di sebelah selatan Ngadiprono. Universitas Balakarta bukan universitas. Dia adalah inisiatif gagasan Mas Atfi utnuk meningkatkan akses literasi dan diskusi di Temanggung. Mereka sudah ada sejak beberapa tahun, menggelar diskusi dan kelas dengan 'dosen' yang bisa dari mana saja, siapa saja. Tempat mereka singgah sekarang, di kampung Mas Atfi di rumah dari 1912 yang direnovasi, baru buka tahun lalu.

Ukiran-ukiran kayu menghiasi ambang pintu yang terbuka lebar. Di dalam, ada rak-rak buku: sebagian untuk dipinjam dan dibaca di tempat, sebagian dijual. Pintu selalu terbuka. Mereka tidak takut pencuri, karena kata Mas Atfi, apa yang mau dicuri? Lagipula, buku kalau dijual pun hasilnya tak seberapa. Kalaupun ada yang mencuri buku, itu tandanya dia memang benar-benar membutuhkannya. Syukur-syukur dikembalikan lagi. Kalau tidak, ya sudah.

Kami duduk di ruang tamu, dikelilingi dinding yang penuh poster dan buku, gitar dan mesin tik, catatan dan pernak-pernik, semua melantangkan sebuah suara. Entah itu kutipan dari buku, kata-kata perlawanan, penulis dan aktivis hebat yang wajahnya dicetak dan dijadikan gapura. Di tembok musholla pun ada wajah-wajah tokoh-tokoh Islam Indonesia.

Kami mengobrol panjang dengan Mas Atfi, tentang literasi dan Temanggung dan tembakau. Melinting di sini bukanlah gaya hidup, tapi hidup itu sendiri. Mas Atfi memberikan banyak perspektif baru yang menarik, terutama soal desentralisasi kebudayaan. Hanya karena Temanggung bukan tempat yang ramai, bukan pusat pelajar, bukan berarti pembibitan intelektual tidak dimulai.

Kami pulang dengan ide-ide baru dan setumpuk buku baru.

Komentar (2)

Andy Sutioso

Wah jadi pengen kenalan dan berkunjung ke sini. ,,,

mmatheusaribowo

Ah, seru banget! Semoga melahirkan ide-ide baru, ya!

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES125 - Revitalisasi yang Sesungguhnya

Mas Yudhi datang menjemput kami naik mobil, jam dua kurang sore kemarin. Sepanjang perjalanan, dia bercerita tentang Spedagi dan ogoh-ogoh yang ada di samping jalan dan tentang Pak Singgih. Dia bercerita tentang bagaimana Pak Singgih terus-menerus mencoba membuat prototipe sepeda bambu, meski gagal…

Ara Djati62
AtomicEssay

AES124 - Mengenai Sampah

Sudah dua minggu penjelajahan, mengurus rumah dan membagi tugas antara kami berenam saja. Mulai terlihat betapa segala hal yang kami lakukan ada dampaknya. Harus rajin mencuci baju, kalau tidak akan repot mencari tempat di jemuran. Senang sekali rasanya lihat banyak jemuran kering. Harus segera man…

Ara Djati51
AtomicEssay

AES123 - Menghidupkan Pranoto Mongso

Waktu aku membuat proyekku di semester lalu tentang kalender dan persepsi waktu, aku sedikit-sedikit mendengar tentang Pranoto Mongso, sistem perhitungan kalender tani di Jawa. Bagan yang kutemukan di internet berbentuk layangan jungkir balik dengan bulatan di tengah. Waktu itu, aku tidak mempelaja…

Ara Djati33