AtomicEssay

AES35 Warna-Warni Diri

wulan bubuypenulis arsip3

Beberapa hari lalu aku mendapatkan sebuah video pendek dari Sheeren Salama yang dikirim oleh seorang teman. Dalam video tersebut gagasan yang disampaikan adalah tentang bagaimana sikap kita saat berada di luar atau di dalam lingkungan terdekat. Aku terdiam cukup lama memikirkan apa yang dikatakan Sheeren bahwa alasan kenapa kita bisa dikenal sebagai pribadi yang berbeda ketika berada dalam sebuah komunitas, teman atau mungkin tempat bekerja dibandingkan dengan kita saat berada di rumah adalah karena lebih mudah untuk menjadi baik diluar dimana mereka tidak mengenal diri kita secara dekat. 

Aku teringat pendapat yang pernah kudengar dulu, karena keluarga merupakan tempat ternyaman seolah kita bisa menjadi siapapun disana. Menumpahkan segala bentuk baik buruk diri dengan prasangka pasti mereka memahami, kok. Sempat terlintas juga kalau memang keluarga sebagai orang terdekat yang paling kita anggap nyaman, kenapa harus memberikan sisi tak baik itu? Justru bukankah seharusnya kita berikan yang terbaik? Maksudku bukan berarti harus mengabaikan emosi, tetapi seharusnya ada cara yang paling baik untuk menunjukan emosi apa yang sedang bekerja disana tanpa harus membuat orang di radius terdekat ini merasa harus berhati-hati jangan sampai meletus. 

Aku pernah ngobrol dengan anakku tentang pentingnya menjaga perilaku sedari rumah. Tidak mustahil rasanya perilaku itu bisa tercermin juga keluar, walaupun mungkin bisa lebih cepat disadari untuk segera memperbaiki hal itu. Tetapi seringkali sulit untuk berjalan seimbang. Satu hal penting yang Sheeren sampaikan dalam video tersebut adalah Tuhan selalu tahu apa yang ada dalam diri kita meski sebesar biji zarah. Sekecil apapun yang kita sembunyikan, sepintar apapun peran yang kita tampilkan dihadapan orang lain. Kata kuncinya adalah rasa malu. Dan dengan rasa malu itu kita jadi lebih mau memikirkan laku apa yang sebaiknya diperlihatkan. 

Photo dari sini 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES179 Sabar..

Ketika agenda dan olahan mulai memadat, ada kecenderungan dalam diriku untuk semakin ketat mengaturkan segala sesuatu. Seperti terkondisi untuk terus berstrategi agar seiring waktu berjalan semua agenda dan kegiatan tetap berjalan baik sesuai jadwal dan sasaran. Kerap terjadi, bahkan hampir selalu,…

innocentiaine32
AtomicEssay

AES015 hal yang mudah namun sulit

ini aku, aku yang ingin didengar namun sukar untuk mendengar. ini aku, aku yang selalu merasa buruk walau situasi tak selalu buruk. ini aku, aku yang menutup telingaku untuk orang namun memaksa orang untuk embuka telinga mereka untukku. orang macam apa aku ini? hanya haus validasi, ingin dikasihani…

jovanna34
AtomicEssay

AES001 Embrace my fear

Rasa takut seringkali defensive.Wajar. Karena itu adalah caranya untuk mempertahankan hidup.Semakin didesak, semakin tertutupSemakin dipaksa, semakin kuat mempengaruhiKetika tertekan, akan melawan menjadi rasa panik. Rasa sedih, rasa marah seringkali menyertai. Sadari saja. Sadari bahwa rasa ini ad…

lestaridy10