AES411 Pikiran Apa Sebelum Berpikir Bagaimana

Verbal kah, yang ada pada kebanyakan orang kebanyakan. Visual kah, yang sering dikhususkan dan dijadikan stigma. Atau spasial, yang selalu diabaikan sampai akhirnya sekarang jadi sendi utama perkembangan zaman.
Dengan demikian, cara berpikir sistem kah, cara berpikir desain lah, cara berpikir kritis sampai cara berpikir kritik pun bisa jadi jalan bersama. Bukan jadi pemicu sesat pikir atau bahkan sesak pikir, sampai melabel-labeli dengan soktaunya.
Gak paham, gak kita banget, sudah gak ada spiritnya. Dan sebagainya dan sejenisnya label-label begini. Malahan menampilkan kecenderungan kontemptif sebagai indikator ketidak mampuan kontemplatif. Jadi keinget tulisan refleksif Vs reflektif.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
