AES964 Berhenti Sejenak Merenungkan Kesadaran

Mudah-mudahan tidak terlalu berlebihan kalau Semi Palar menempatkan kesadaran sebagai esensi dari berbagai proses pembelajaran di Rumah Belajar kita ini. Sesuatu yang jarang disentuh di berbagai ruang pendidikan yang ada. Kenapa ini jadi bagian dari konsep pembelajaran di Semi Palar, ini bukan sok iye atau sok spiritual, tapi berpijak dari keyakinan bahwa nurani, batin, rumah jiwa kita adalah seuatu yang utama dari kemanusiaan kita sebagai makhluk spiritual, makhluk yang oleh Sang Pencipta diberikan anugerah kesadaran.
Sejujurnya saat menempatkan aspek Nurani dan menjadikan Spiritualitas sebagai salah satu aspek yang tertanam di dalam Konsep Pembelajaran Semi Palar - yang lahir lebih dari 20 tahun lalu, itu berangkat dari keingin-tahuan semata. Mungkin saat itu, kata-kata ini masih berada di keyakinan - di tataran pengetahuan (nyaho) bahwa hal ini adalah esensial bagi kemanusiaan yang utuh dan holistik. Paham? Sepertinya belum. Dan dalam perjalanan belajar 20 tahun itu sepertinya kita semua dituntun ke sana, mendalami lebih dalam. Mudah-mudahan mulai masuk ke ranah ngajadi...
Beberapa minggu terakhir ini sebuah peristiwa besar memantik perenungan tentang ini semakin dalam...Beberapa minggu terakhir ini sebuah peristiwa besar yang kembali memantik perenungan tentang ini semakin dalam... Pertanyaan tentang hadirnya sebuah peristiwa - bahkan setelah perjalanan Rumah Belajar yang sekian panjang.
Pagi ini muncul sebentuk jawaban atas perenungan ini di salah satu kanal yang saya ikuti, Silent Road Channel. Kanal untuk para pejalan sunyi, kata naratornya... Sesuatu yang sedang sangat saya rasakan... Perasaan ini jugalah yang memantik pertanyaan apakah ini jalan yang benar - yang saat ini sedang ditempuh. Kenapa kadang terasa sangat sunyi. Dan kesunyian inilah yang memang memunculkan banyak tanda tanya, bahkan keraguan.
Di awal-awal video ini, jawabannya sepertinya saya temukan. "... ada juga yang belajar ketika semua yang iya yakini mulai runtuh.. " Duh ini banget yang sedang saya rasakan. Saya sempat menuliskannya di sini... di tulisan saya yang judulnya "Shaken to The Core".
Apakah peristiwa yang terjadi muncul sebagai penanda bahwa kita salah jalan, atau sebaliknya kita sedang berada di jalan yang benar?
Semi Palar tidak pernah diinisiasi sebagai sebuah bisnis pendidikan, atas motif ekonomi atau atas motivasi lainnya. Tidak ada keinginan untuk keren-kerenan atau 'ingin tampil beda'. Kalau ditelusuri lebih jauh, Semi Palar yang dipantik atas berbagai keresahan terhadap penyelenggaraan persekolahan, adalah sebentuk kesadaran juga.
Dalam prosesnya kepingan pembelajaran, kepingan kesadaran terus dikumpulkan dan ditata. Manusia-manusianya, semua yang hadir di Semi Palar, diyakini sebagai kepingan yang saling melengkapi. Hadir karena vibrasi yang berresonansi, selaras...
Tulisan ini adalah salah satu kepingan perenungan atas hal tersebut. Proses reflektif - seperti yang saya lakukan juga melalui sekian ratus esai yang sempat saya tuliskan di sini. Kembali jawaban muncul dari video di atas ini... Jawaban seringkali muncul saat keyakinan kita nyaris runtuh... Ya saya mengalami hal itu. Saya mendapatkan banyak jawaban dari berbagai pengalaman bersama teman-teman yang sedang membersamai dalam perjalanan ini.
Walaupun terasa sunyi, saya tidak sendiri. Sepertinya teman-teman seperjalanan juga sedang banyak merefleksi diri di dalam keheningannya. Mudah-mudahan demikian. Mudah-mudahan juga segala proses ini adalah proses berkesadaran... Pengalaman ini, mudah-mudahan menjadi pengalaman batin yang dibutuhkan secara kolektif untuk membadani konsep-konsep kesadaran yang banyak muncul atau dimunculkan di Rumah Belajar kita ini.
Semoga tulisan campur aduk ini bermanfaat...
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES910 Pola Pikir dan Paradigma Menuju Berkesadaran (bagian 1)
Sampai sejauh ini, saya mencatat ada satu pemahaman dasar yang perlu menjadi pijakan agar kita lebih mampu membawa diri kita masuk ke ranah berkesadaran. Hal ini perlu dipahami seutuhnya. Utuh dalam pengertian, selain dipahami secara konseptual oleh nalar kita, perlu kita yakini kebenarannya (olah…

AES885 Proses Spiritual : Refleksi Diri
Lewat tulisan ini saya ingin merekomendasikan satu kanal Youtube yang sudah saya ikuti bertahun-tahun. Kanal yang kontennya selalu bicara ke dalam ruang batin... Konten-kontennya selalu mendalam, reflektif banget - sesuai judul kanalnya : Reflections of Life. Narasumbernya, orang-orang yang hadir m…

