wulan bubuypenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

99 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES99 Suaka Paling Nyaman

Empat bulan kurang lima hari sejak anakku boarding, akhirnya aku mulai menemukan pola rutinku sendiri setelah beberapa saat aku seperti orang yang lagi belajar juggling. Apa kata yang tepat ya? Riweuh? Iya, riweuh berujung rudet. Dan baru aku tersadar kalau ternyata selama ini rutinitas yang aku la…

wulan bubuy44
AtomicEssay

AES98 Melihat Sisi Positif

Tulisan ini berawal dari beberapa hari lalu aku dikirimin sebuah video yang bagiku terasa begitu menyayat hati, tentang seorang ayah yang menyuruh anaknya untuk membuang medali dan menyobek lembar sertifikat lomba yang diraihnya. Menurut sumber yang mengirimkan video, perlakuan itu karena sang anak…

wulan bubuy22
AtomicEssay

AES97 Gerbang Kisah

Dua pekan yang lalu, sebelum jadwal penjengukan, akhirnya aku dan anakku bisa berbincang lewat gelombang suara. Lucu juga rasanya, padahal kesempatan seperti ini relatif longgar, tapi tetap saja menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu. Di akhir pembicaraan, anakku bilang, ‘Bu, inget kan tulisan d…

wulan bubuy42
AtomicEssay

AES96 Studio Kecil dan Langkah Yang Besar

Kamis, 19 Juni 2025 - Mungkin aku akan lupa detil hari dan waktunya, namun aku akan ingat bagaimana seorang anak remaja yang dengan kelembutan, kegigihan serta semangatnya menyentuh hati banyak orang dewasa disekitarnya. Hari itu, aku ada janji bertemu dengan seorang teman. Beliau sedang berkunjung…

wulan bubuy34
AtomicEssay

AES95 [ M o m e n t u m ]

Seringkali, aku menemukan situasi yang dirasa 'pas', seperti obrolan pagi dengan anakku dalam dua hari terakhir ini, yaitu tentang rasa cukup dan puas. Hal ini membawa serta ingatan yang terisi selama hampir 11 tahun kami menjadi bagian keluarga besar rumah belajar (gak kerasa ya? Hihi). Pemaknaan…

wulan bubuy20
AtomicEssay

AES94 Akhir Perjalanan ? Tentu, Bukan!

Setiap perjalanan pasti akan menemukan akhir. Harapan baik terbangun diawal bahkan mungkin terselip tak terduga pada prosesnya. Terkadang kita gak sadar, telah membawa serta seluruh harap itu seorang diri, lupa bahwa ada peran terbaik yang membuat proses itu menjadi mudah terlewati. Hari ini aku be…

wulan bubuy20
AtomicEssay

AES93 Siapa Yang Berikutnya?

Kemarin siang, menuju sore tepatnya, biidznillah aku bisa sampai di sekolah lebih cepat usai drama di pagi hari yang teralami dengan penuh suka cita. Dan karena jauh diawal waktu penjemputan, setelah meminta izin aku dan beberapa orangtua mengikuti sesi debat paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS perio…

wulan bubuy50
AtomicEssay

AES92 Kembali 'BERSAMA' Bapak

Aku ingat, bapakku pernah bilang, "Mencintai dan menerima hal baik itu mudah, karena yang seperti itu lumrah, setiap kita pasti selalu berharap pada apa-apa yang menyenangkan dan memudahkan." Dikala itu, aku sedang diberi kesempatan untuk mengajar di beberapa tempat. Ala kulli hal, memang tidak sel…

wulan bubuy30
AtomicEssay

AES91 Catatan Akhir Agustus

Sudah berlalu satu pekan rangkaian kegiatan selametan di rumah belajar. Pagi itu, aku dan anakku menyusuri salah satu jalan yang biasa kami lewati menuju rumah belajar. Ketika, berbelok ke arah bungur, ingatanku seperti berlompatan ke hari-hari lalu. Betapa banyaknya kisah dan kenang yang telah ter…

wulan bubuy40
AtomicEssay

AES90 Menikmati Alur Sekedarnya Saja

Sejak beberapa waktu lalu, ada sedikit perubahan di ruas jalan yang kerap kulewati hampir setiap hari. Marka jalan ini terhitung baru hitungan bulan, lajurnya berubah dengan tambahan 1 lajur sepeda. Meski tetap 3 lajur, namun dengan tambahan satu lajur khusus, praktis seharusnya lajur untuk kendara…

wulan bubuy00
AtomicEssay

AES89 Dalam Batas Pandang

Di satu kesempatan, aku dan anakku mengobrol cukup mendalam. Kala itu kami membahas tentang pentingnya untuk memahami bahwa apa yang kita perbuat, utamanya adalah untuk diri sendiri terlebih dahulu. Sederhananya, aku mencoba menjelaskan; ketika kita belajar kemudian mendapatkan ilmu, maka yang pali…

wulan bubuy12
AtomicEssay

AES88 Mengambil Jeda

Secarik kisah lalu kembali terusik Meski hadirnya kini tanpa hujan yang merintik Membuka setitik ruang penuh dilema Hempaskan nyata tentang luka di ambang koma Kami bukan memilih lupa Bukan pula sulit menyapa Yang luruh biarkan dulu berpeluh Hingga tak ada alasan untuk menjadi angkuh Kami tak hanya…

wulan bubuy32