AES408 Tujuan & Sasaran

Bedanya, ada yang banyak yaitu tujuh-an (7) dan ada yang hanya satu aja yaitu sa-saran (1). Hmmm... Hanya, kalau dari aplikabilitas sih yang tujuan baiknya satu aja sedangkan sasaran baiknya lebih dari satu. Begitupun gak perlu sampai tujuh juga kalau bisa lebih sedikit, repot juga kalau banyak. Idealnya memang satu tujuan satu sasaran bisa langsung mendukung visi-misi, karena yang lebih dari satu itu sudah terlalu banyak.
Selalu perlu melihat visi-misi untuk menentukan tujuan dan sasaran biar lebih terisi dan terasa melalui otonomi diri, kecuali memang suka menikmati kehampaan dari otomatisme. Eh, jadi kelintas tulisan itas isme istis. Hmmm... Katakanlah visi diri adalah menjadi (being) master yang dapat terwujud melalui misi menjadi (become) mentor. Tujuan terpilihnya adalah menguasai teknik fasilitator sampai dan membuang teknik fasilitator hanya.
Untuk memenuhi tujuan penguasaan itu, perlu mencapai sasaran-sasaran tertentu yang selaras serasi searah ~ini 3S yang tidak perlu S3 untuk melaksanakannya koq~ Hmmm... Baiklah kita kunci kalau tujuan adalah soal pemenuhan dan sasaran adalah soal pencapaian, sehingga sasaran-sasaran yang ditetapkan antara lain adalah ketuntasan membaca aktif buku estetika paradoks-nya prof Jacob, 17 ribu langkah per minggu kegiatan di ruang terbuka publik, dan interaksi dengan circle baru.
Yak, lanjut ke aktivitas konkrit yang berkarakter terbuka! Inget walaupun ada hirarki visi-misi-tujuan-sasaran-aktivitas, aktivitas itu punya hubungan langsung dengan visi lho.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
