leoamuristpenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

516 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES465 Sikap Pembelajar & Sikap Kritis

Lagi ingin membedakan sikap kritis dan sikap pembelajar, dengan kesadaran kalau keduanya saling terkait. Indikator sikap kritis adalah memulai dari pertanyaan kenapa, sedangkan sikap pembelajar mulai dari pertanyaan gimana. Pertanyaan kenapa itu menggali sampai ke tulang bahkan sumsum malahan untuk…

leoamurist10
AtomicEssay

AES464 Menangkap Langkah

Bukan menangkap kaki dengan gigitan. Sudah jelas treknya, sudah jelas arahnya, sudah tertentu durasinya, atau jumlah putarannya. Tangkap saja langkahnya, dengan penginderaan dan pengertian. Tentu saja akan berbeda, menangkap langkah dari sisi lapangan dengan menangkap langkah dari mengikuti di bela…

leoamurist00
AtomicEssay

AES463 Dewa Kerbau

Guru bukan dewa dan murid bukan kerbau, kira-kira begitu kata Soe Hok Gie. Mungkin, dulu kata-kata ini ditujukan kepada para siswa yang sedang belajar. Agar tidak mendewakan gurunya dan mengkerbaukan dirinya. Sepertinya ini sepaket, mendewakan gurunya dengan cara mengkerbaukan dirinya sendiri. Sepe…

leoamurist41
AtomicEssay

AES462 Antara Evaluasi & Refleksi, Ada…

Ekspektasi. Karena yang katanya refleksi, justru jadinya evaluasi. Sedangkan yang katanya evaluasi, malahan jadinya refleksi. Akhirnya meminta orang lain menyatakan imaji yang ada di benaknya sendiri, indikasi ketidak mampuan diri. Logical Fallacy. Karena nge-judge orang lain terlalu judgmental, bu…

leoamurist20
AtomicEssay

AES461 Sinkron

Mengetahui tanpa merasionalisasi dan merasakan tanpa meromantisasi, sinkronisitas. Menerima yang diketahui dan menyadari yang terasa, sinkronisasi. Ketidak tahuan dan kebelum rasaan inilah yang menjadikan kita sinkron. Ai yang artinya menjalin dan Ki yang artinya napas (spiritus), Do artinya jalan.…

leoamurist00
AtomicEssay

AES460 Si Apa Itu Seni

Saya pernah sekilas membaca tulisan dari buku Apa Itu Seni. Yang paling menarik perhatian adalah kalimat bahwa, seni itu sudah mati. Sudah habis. Sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah adalah senimannya itu. Seni itu adalah senimannya itu sendiri. Keinget juga kutipan jadul yang bilang kalau, the…

leoamurist10
AtomicEssay

AES459 Berkelompok

Kita sudah mengerti kalau berkelompok itu bukan berarti bergerombol. Mudahnya sih berkelompok itu menggunakan kebersamaan bukan kesamaan dan melakukan persamaan bukan penyamaan. Saling terpengaruh tanpa saling tergantung, yang terjadi pada satu anggota akan dirasakan oleh semuanya. Disadari atau ti…

leoamurist00
AtomicEssay

AES458 Semacam Bermusyawarah

Gimana ya caranya menetapkan sebuah kesepakatan, tanpa mengorbankan salah satu kepentingan anggota. Soalnya kalau ada satu anggota yang kepentingannya tidak terakomodasi kesepakatan, jadinya bukan kepentingan bersama malahan jadi kepentingan kelompok yang mengorbankan satu orang. Jadi memang perlu…

leoamurist41
AtomicEssay

AES457 Dan Saya Memilih Menjadi Manusia Merdeka

foto oleh: tetangga --- Kalau gak salah inget, kata-kata Soe Hok Gie yang sempat buku catatan harian seorang demonstran-nya saya jadikan rujukan pelatihan kepemimpinan komunitas mahasiswa di dua ribu sembilan dua ribu tiga belas, seperti berikut. Hanya ada dua pilihan; mengikuti arus atau menjadi a…

leoamurist00
AtomicEssay

AES456 Yang Abadi Itu Usang

Kelintas kutipan yang fana itu waktu, manusia ini abadi. Karena dicolek di grup lingkar AES tadi sore. Soalnya, sampai rumah tiba-tiba memainkan daftar lagu MTV AMPUH 1999-2000. Zaman saya SMP akhir. Kalau saya sebagai manusia itu abadi, bisa jadi saya usang di saat ini. Karena semua pengetahuan da…

leoamurist20
AtomicEssay

AES455 Sarat Pengartian Sẽrẽt Pengertian

Bukankah kita memerlukan jawaban, terlepas dari itu benar atau salah. Bahkan saat kita tidak meminta jawaban, itu karena sudah kita miliki. Terlepas dari subjektif atau kolektif. Baiknya kita mengurangi tuntutan pemenuhan kriteria objektif, karena itu indicator of inter-subjective reality. Langsung…

leoamurist10
AtomicEssay

AES454 Satu

Ketika kita merasakan ketiadaan, seketika itu juga kita meng-ada-kannya. Dengan kata lain, kita memahami atau memaknai atau mengindera ketiadaan dengan cara mengadakannya. Yang tidak ada ini kita gambarkan sebagai satu yang ada. Kemudian, satu yang ada ini pun perlu diindera atau dipahami atau dima…

leoamurist10