leoamuristpenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

516 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES 201 Kesemutan (suara kaki)

Ketidak menerimaan itu rasanya menyebalkan, apalagi dengan beragam cara pembenaran melindungi diri dari teori yang lain. Hanya ingin berkutat dalam teori sendiri, baik berupa benteng ataupun labirin sama saja jadi beban. Bahkan yang perlindungannya dalam bentuk kelambatan bergerak karena menjaga ja…

leoamurist00
AtomicEssay

AES 200 Literasi Diri !

Mengetahui mengenai diri sendiri bukanlah literasi diri. Malahan yang begitu menghambat proses literasi diri. Apa yang luar biasa dari mengetahui yang diketahui oleh diri sendiri. Itu kan masih dalam biasanya, belum ke luar dari biasanya. Literasi mula-mula adalah mengetahui kalau ada yang tidak di…

leoamurist60
AtomicEssay

AES199 Memaklumi

Pemaknaan adalah pemakluman. Sebutkanlah semua pemaknaan itu, segala ceritanya hanyalah soal memaklumi. Terlalu kecil, jadi maklum saja. Terlalu besar, jadi maklum saja. Kepada yang terlalu, kita maklum. Kepada yang terlalu, kita memaknainya. Makanya pemaknaan adalah pemakluman. Bayangkan kalau si…

leoamurist20
AtomicEssay

AES198 Melampaui Diri

Tidak memaksa, tidak biasa. Tidak terpaksa, tidak bisa. Bisa karena biasa. Ohya, bisa di sini maksudnya mampu. Bukan racun. Ular berbisa itu ular beracun, bukan ular yang serba mampu. Kalau ular serba bisa, nanti ujungnya diminta kerjain semuanya. Dari mikirin, ngerjain, ngebenerin, sampe ngelapori…

leoamurist30
AtomicEssay

AES197 Ada tidak ada

Dua gentong menggelinding di turunan jalan, tidak lurus mulus lah lajunya. Belok kiri belok kanan tak karuan, terhadang kerikil kecil putar arah tak terduga. Gentong ketiga dilepaskan di ujung tanjakan, mengejar dua yang sudah duluan. Apa bedanya? Apa Samanya? Bedanya, waktu dan arah saja. Samanya,…

leoamurist00
AtomicEssay

AES196 What & How (WadaW)

"Kita tidak pernah menanamkan apa-apa, kita tidak akan pernah kehilangan apa-apa." Demikian kata Soe Hok Gie, yang bisa diaplikasi dalam fasilitasi. Yang penting ketat di konteks dan kuat di relevansi. Seperti salah satu intepretasi positif dari kutipan tersebut, membimbing itu bukan menyuruh memik…

leoamurist10
AtomicEssay

AES195 Efikasi DIri

Satu orang terlalu arogan, sedikit kesalahan jadi bahan ledekan. Yang ketika diceritakan kepada lingkungan, tak sempat pendengar menarik napas untuk berbicara. Karena semua kata dilahap arogansi yang berbusa-busa. Satu orang lagi terlalu angkuh, semua diiyakan katanya dan ditidakkan nyatanya. Yang…

leoamurist10
AtomicEssay

AES194 Label

Label itu penting. Untuk menegaskan mana yang diperlukan dan mana yang tidak. Intinya kan pada gak perlu yang gak perlu. Dengan ketegasan label, kita tidak perlu mengalami salah ambil dan mengembalikannya lagi ke tempat semula. Sebenarnya salah ambil dan mengembalikannya lagi ke tempat semula itu,…

leoamurist10
AtomicEssay

AES193 Tulisan Yang Terlupakan

Jadi, maksud sebenarnya dari yang tertulis adalah untuk kembali kepada yang tidak tertulis. Yaitu pada keselarasannya. Misalnya, bilang akan mencontohkan suatu tindakan sebagai acuan. Maka, agar katanya selaras dengan nyatanya perlu ada tulisan yang mengingatkan. Bukan malahan menjadikan tulisan se…

leoamurist00
AtomicEssay

AES192 Dua Orang

Ada dua orang yang berdiri bersebelahan. Setelah lama berbincang, salah satunya mundur perlahan. Mundur lagi pelan-pelan. Mundur terus, sampai jarak diantara keduanya renggang. Lalu yang berjalan pelan mundur itu melihat bahwa teman bicaranya sudah jauh di depan. Ia pun berkata, “Mengapa kau mening…

leoamurist10
AtomicEssay

AES191 Memento Mori

Seerat-eratnya menggenggam pasir, tetap meluruh melalui celah jemari. Seketat-ketatnya menahan air, tetap mengalir melewati pergelangan tangan. Seberat-beratnya kaki memijak, tetap terempas angin seperti pohon tumbang. Selentur-lenturnya tubuh meliuk, tetap pecah di titik getasnya. Serapi-rapinya m…

leoamurist80
AtomicEssay

AES190 Peran & Fungsi, Tapi

Yang berperan tentulah berfungsi, yang berfungsi belum tentu berperan. Belum mampu berperan masih bisa berfungsi, cukup lah ditoleransi. Sudah tidak berfungsi apalagi berperan, keberadaannya tidak lain ada lah pemakluman. Peran merupakan proses dinamis kedudukan (status), apabila seseorang melaksan…

leoamurist20