Ara Djatipenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

132 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES094 - Solitaire

Aku pertama belajar cara main solitaire saat Kelas 9, diajarkan oleh salah seorang temanku. Permainannya tampak sederhana — sedikit membuat berpikir, tapi konsepnya mudah. Lama-kelamaan, aku semakin senang bermain solitaire. Kalau sudah terbiasa, menggeser-geser kartu dan memindahkannya sesuai urut…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES093 - Musik Mengimitasi Sekitarnya

Kemarin aku menonton video menarik mengenai teori seorang komposer musik dari Czechia, Leoš Janáček. Dia memperhatikan bahwa, dalam nada bicara setiap orang, ada melodi tertentu yang bisa ditranskrip menjadi not balok dalam tangga nada heptatonik. Dia mendedikasikan banyak waktu hidupnya untuk menc…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES092 - dans les cieux

Dari sekian banyak lagu Natal, yang ceria, yang nostalgis, yang reflektif, yang jenaka; favoritku adalah Malam Kudus. Lagu ini terasa begitu tenang dan mendayu dan damai. Di antara kesibukan dan ramainya Natal modern, kita bisa melihat intisarinya: sesuatu yang lebih mentah dan lembut. Kisah kesuka…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES091 - Halloween Is Grinch Night!

Tokoh Grinch ciptaan Dr. Seuss sudah banyak dikenal di mana-mana, dengan bulunya yang hijau dan alisnya yang bisa terbang. Dengan sifatnya yang pemarah, dia selalu dikenal sebagai tokoh anti-kebahagiaan: sejenis Ebenezer Scrooge atau Smurf Gerutu. Saking relevannya dia dalam budaya populer, orang-o…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES090 - Highest Form of Appreciation

Di mana-mana, ketika ada seekor kucing, pasti dia langsung dikerubungi oleh pemuja-pemujanya. Dibelai-belai, dipanggil, dipuji, diberi makan. Tentu saja: dibujuk hingga naik ke pangkuan. Menikmati anugerah dijadikan tempat duduk kucing adalah apresiasi terbaik dan tertinggi yang bisa digapai seseor…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES089 - Nyanyian Sang Angin

Hembusan angin adalah sesuatu yang selalu kucintai. Aku senang merasakan belaian lembutnya membawa semangat ke dalam diriku, atau sepoinya mengantarku tidur. Aku senang membiarkan rambutku berkibar dalam gemuruhnya, menikmati terpaannya yang kutabrak saat naik sepeda kencang-kencang. Angin selalu m…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES088 - Hambatan

Kalau sedang menjalani hariku, aku sering melihat hal-hal aneh-aneh atau memikirkan sesuatu yang menarik. Ada begitu banyak yang bisa aku bicarakan seputar topik-topik ini. Tapi hanya dalam kepala. Begitu aku duduk di depan laptop, siap-siap membuat AES baru, semuanya hilang dan aku tidak punya ide…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES087 - Keras Kepala

Kadang-kadang aku tidak menulis, atau tidak bisa menulis. Alasannya ada banyak, mulai dari yang masuk akal: tidak terinspirasi atau sibuk. Ada pula alasan yang aneh (malas): tangannya pegal, matahari menyinari kamarku membuat gorden nyala dengan silau, laptopku habis baterai. Lalu, ada alasan lucu:…

Ara Djati11
AtomicEssay

AES086 - Limun Tersegar Sepanjang Masa

Buku-buku Enid Blyton semuanya terasa repetitif, tapi hangat dan familier. Selalu ada anak-anak dan mungkin seekor anjing, menghabiskan waktu liburan mereka di pedesaan Inggris, memecahkan misteri atau menjelajahi dunia gaib. Sepertinya anak-anak di seluruh dunia, lintas generasi, punya kenangan ma…

Ara Djati11
AtomicEssay

AES085 - Kapsul Waktu!

Waktu masih SD, kami pernah membuat kapsul waktu. Kami menulis surat untuk diri kami di masa depan, lalu menggulungnya dan menyimpannya di dalam kaleng Khong Guan. Dalam sebuah seremoni kecil, kami menggali sepetak kecil tanah di kebun sekolah, lalu menyaksikan merah Khong Guan perlahan tertutup ol…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES084 - yah, lupa foto

Begitu sering aku melihat kupu-kupu dengan sayap biru mengkilat, atau kucingku duduk dengan lidah menjulur aneh, atau matahari persis menyinari awan hingga tampak berpendar keemasan. Atau, sekian detik sempurna di bawah matahari silau atau nyala api unggun, di mana kami tertawa dan senang dan semua…

Ara Djati31
AtomicEssay

AES083 - Akulturasi dan Pohon Natal Bambu

Hal-hal yang kita asosiasikan dengan ‘dekorasi natal’ bukanlah hal-hal yang terkesan sangat Indonesia. Cemara bukan pohon lokal, salju bukan sesuatu yang ada di iklim tropis. Alhasil, sulit untuk membangun kenangan masa kecil yang benar-benar ‘fisik’ pada dekorasi natal. Kita punya kenangan yang sa…

Ara Djati30