leoamuristpenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

516 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES261 Selesai dan Berhenti

Selesai tidak berarti berhenti. Malahan penyelesaiannya ya dengan bertahan menunggu itu berhenti sendiri. Seperti mematikan pohon yang terlalu tua untuk bisa mati sendiri, mengikis akarnya dan memotong pucuknya adalah penyelesaian yang tidak berhenti di detik itu juga. Bisa berbulan-bulan bahkan me…

leoamurist10
AtomicEssay

AES260 Posisi

Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Baik dengan merasa dibutuhkan jadi merasa memainkan. Pun dengan merasa membutuhkan jadi merasa mempermainkan. Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Bisa dengan sok memegang sistem karena merasa butuh keamanan. Pun dengan sok melawan sistem karena me…

leoamurist00
AtomicEssay

AES259 Malah Gak Belajar Apa-apa

Kalau bilang banyak memetik pembelajaran, justru membuktikan tidak belajar apa-apa. Semakin banyak pembelajaran, malah gak belajar apa-apa. Justru semakin membanyak lah pelajaran-pelajaran yang tidak terpelajari. Tidak heran yang sekarang mendapatkan banyak pembelajaran, ke depannya juga akan serin…

leoamurist00
AtomicEssay

AES258 Sesekali

Sesekali bukanlah solusi. Malahan bikin sesek kali. Semacam, lama tidak hadir kemudian di akhir tampil fenomenal. Berharap panas setahun dihapus hujan sehari. Yaa… memang terhapus sih panasnya. Sehari. Yaa… memang fenomena itu penting. Untuk menemukan pola. Lanjut ke struktur. Sampai deh di model m…

leoamurist20
AtomicEssay

AES257 Sabtu Siang Selesai

Beberapa kali pulang kehujanan, bingung juga taruh jas hujan. Lagian, hujan koq pake jas. Bingung karena tidak terbiasa sembarangan. Kalau terbiasa sembarangan, letakkan saja di atas jok kendaraan kan. Seketika itu terpikirkan, ada satu pojokan saja dilapisi cat tahan air dan jadikan area gantung b…

leoamurist20
AtomicEssay

AES256 Genap

Bukan berarti berhenti. Bukan berarti selesai. Malahan sebaliknya. Genap tidak pernah berhenti. Genap tidak pernah selesai. Genap saja. Saling menggenapi tepatnya. Seperti berjalan, kiri kanan kiri kanan kiri kanan. Bergantian saling menggenapi. Kalau berhenti, tidak ada lagi perjalanan. Kalau sele…

leoamurist30
AtomicEssay

AES255 Small Gesture Big Impact

Selalu dimulai dari tubuh. Diksi nada intonasi, mimik gestur cara. Karena perhatian dan persepsi selalu tertuju pada impresi lima detik pertama. Yang menjadi dasar perhitungan jarak relasi dan bentuk interaksi. Dari sensasi jadi sentimen. Bagaimana cara mengelola insting dengan perhitungan, bagaima…

leoamurist41
AtomicEssay

AES254 Biasa, Si …

We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit. Katanya begitu. Nyatanya? Begini. Sama? Sama! Berarti benar lah demikian adanya. Benar dan ada. Kebenaran, yang ada ya ada, yang tidak ada ya tidak ada. Jadi ya atau tidak? Ya atau tidak, keduanya ada. Dan yang ada lah yang…

leoamurist20
AtomicEssay

AES253 Spiritualitas

Spiritualitas tidak lain adalah upaya untuk mengelola raga. Karena raga adalah kuil bagi roh. Jiwa adalah kualitas yang tercipta dari interaksi raga dan roh. Makanya yang dibilang sebagai jiwa yang murni, tidak lain adalah harmoni keseimbangan badan dan roh. Kutipan ini saya dengar dari beberapa or…

leoamurist20
AtomicEssay

AES252 Hal Terpenting Adalah Ekspektasi

Bahkan tidak berekspektasi adalah suatu ekspektasi. Kita berekspektasi agar kita tidak berekspektasi. Ekspektasi kita adalah tidak ada ekspektasi. Ini pun suatu ekspektasi. Daripada menyangkal, baiklah menggunakan. Manusia adalah makhluk berdaya guna, maksudnya berdaya untuk menggunakan. Bukan seba…

leoamurist10
AtomicEssay

AES251 Mandiri?

Lawan dari manja bukanlah mandiri, justru adalah tidak berdaya. Kemandirian ada di antara keduanya itu. Pertemuan antara vulnerability dengan durability. Ada kesediaan untuk menjadi rentan dengan menyadari batasan cakupan dan capaian diri. Sehingga tidak manja yang sibuk menagih sistem struktur atu…

leoamurist20
AtomicEssay

AES250 Aku Ingin Belajar Apa

Terlalu sering belajar soal kenapa, malah jadi gak bisa apa-apa. Mulai mempersoalkan siapa, semakin tidak jadi apa-apa. Karena keduanya, kenapa dan siapa itu terlalu sering dilihat sebagai kesatuan saja. Padahal kesatuan itu tidak hanya saja. Ada keterpisahan yang tersatukan. Kalau tidak ada keterp…

leoamurist10