Ara Djatipenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

132 tulisan

Kompilasi Artikel

Kumpulan tulisan yang dikurasi Ara Djati.

Tulisan

AtomicEssay

AES070 - Mendengar dengan Mata

Lembaga Studi Realino adalah tempat yang sejuk dan rimbun. Bangunannya kuno, sepi. Tempat berlabuh setelah lengket-kental-mengantuknya matahari Jogja itu. Dia tampaknya tidak banyak berubah sejak pertama aku mengunjungi, bisa jadi sejak dibangun pertama kali juga belum banyak berubah. Terasa sepert…

Ara Djati32
AtomicEssay

AES069 - Jadi Muda

Matahari Jogja itu lengket, kental, mengantuk. Aku heran kenapa orang-orangnya bisa begitu segar, bermotor ugal-ugalan, tidak mau jalurnya diambil. Sementara aku, rasanya otakku meleleh ke dalam tempurungnya. Panas membuatku tidak bisa berpikir. Lengket, kental, mengantuk. Tapi Museum Nasional Yogy…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES068 - Kenapa Aku Menikmati Kulit

Aku pertama kali menghirup aroma gurih sate kulit saat SMP, ketika teman-temanku berbondong-bondong mengantri di depan kompor Mbak Esih, di jeda sebelum OSIS. Aku pertama kali mencoba sate kulit sebagai potongan kecil yang kuminta dari temanku: renyah dan berair di saat yang sama, asin yang tepat.…

Ara Djati64
AtomicEssay

AES067 - Dekonstruksi Etika Mengetik

Selaku generasi yang menghabiskan waktunya di media sosial, tentu saja, generasiku telah menyusun dengan sendirinya etika dalam mengetik (texting, WA-an, dst.; untuk seterusnya akan disebut sebagai mengetik). Budaya ini adalah sesuatu yang bisa begitu menarik dikupas dan ditelaah. Penggunaan kata,…

Ara Djati41
AtomicEssay

AES066 - Melebur dengan Anggun

Bulan Juni, nyaris sedekade yang lalu, angin membelai rambutku yang tipis, desir ombak melatarbelakangi matahari. Aku menyusuri garis pantai. Aku senang pergi ke pantai. Pantai seperti tempat berlabuhnya begitu banyak perbatasan. Antara langit dan laut, antara laut dan pasir, antara pasir dan tanah…

Ara Djati22
AtomicEssay

AES065 - Tak Bisa Direplikasi

Ada sesuatu yang begitu istimewa rasanya, saat orang-orang berkumpul bersama untuk menonton sebuah lomba: sedih dan senang, bersama-sama. Rasa solidaritas dan kebanggaan yang tidak bisa direplikasi, tidak bisa dirasakan jika kita tidak berada dalam momen itu. Sebuah keteguhan bahwa, kalah atau mena…

Ara Djati21
AtomicEssay

AES064 - Jeruk Tak Tampak Busuk

Matahari panas menyilaukan jendela mobil. Yang tampak hanya kepala-kepala orang bermotor dan padat bangunan di jantung kota Bandung. Aku duduk di kursiku di bagian belakang, karena masih terlalu kecil untuk duduk di kursi depan. Pakaianku mungkin masih seragam TK, dengan kainnya yang oranye hangat,…

Ara Djati11
AtomicEssay

AES063 - Mendefinisikan Manusia #2: Diingat

Menakutkan tapi juga sangat luar biasa bagiku, bahwa ada begitu banyak memori yang kita lupakan. Bahkan mungkin, kita lupa bahwa kita lupa, kita lupa bahwa mereka pernah ada. Berapa banyak hal kecil yang akan hilang selamanya karena tak pernah kita ingat? Berapa banyak ide, pemikiran, tangkapan, te…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES062 - Akhir Hayat Laron

Musim laron selalu datang dulu, saat aku kecil, ditunggu dengan takut-takut tapi juga senang. Malam-malam, mereka berkerumun di jendela, menabrak-nabrak kaca. Seberapa erat jendela ditutup, ada saja yang berhasil menyelip masuk. Mereka berterbangan memutar-mutar di atas meja makan. Hanya satu tujua…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES061 - Mendefinisikan Manusia 1: Spesies

Hari ini aku menonton video yang sangat menarik dari Howtown, sebuah channel Youtube relatif baru yang membahas berbagai hal yang berkaitan dengan sains. Yang aku suka dari Howton adalah bahwa mereka benar-benar menggali dalam: yang dibahas bukanlah semata-mata kenapanya, tapi bagaimana ilmuwan bis…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES060 - Tari, Kebutuhan, dan Burung

Hari ini, Bude Ratna mengajarkan kami tentang konsep-konsep dasar dari tarian nusantara. Aku sudah lama menantikan Bale Ajar seperti ini, sebab waktu kami dapat materi yang sama di K9, kurasa tidak sedalam yang sebenarnya bisa digali. Kali ini, kami banyak membahas sisi ritualistik dari tari, dan p…

Ara Djati20
AtomicEssay

AES059 - Berburu Kios Rok Siluman

Dalam rangka mencari kostum untuk proyek drama kami, hari ini kami pergi ke Pasar Cimol Gedebage untuk mencari baju bekas yang kira-kira cocok. Kami sudah berrencana untuk membeli berbagai pakaian: kebaya, kain, blangkon, perhiasan, hairnet, cheongsam, surjan… Tentu saja, begitu kami melangkah masu…

Ara Djati20