leoamuristpenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

516 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES489 Sampai Kapan? (2/2)

Kalau setiap orang adalah refleksi dan proyeksi diri, bertumbuhlah sampai saat orang lain itu tidak memicu rasa tidak puas dan tidak penuh diri sendiri. Karena itulah saatnya, kepenuhan diri mencapai kecukupannya yang memuaskan. Berkembanglah dengan bebas, yang adalah soal menentukan batasan. Be th…

leoamurist00
AtomicEssay

AES488 Sampai Kapan? (1/2)

Kalau manusia adalah waktu, pertanyaan sampai kapan? seakan hendak mengingatkan soal kemanusiaannya. Seperti seorang yang bergagasan liar dan memilih cara yang berbeda selama bertahun-tahun, banyak orang yang bertanya sampai kapan? Atau seperti seorang yang tidak mampu mencipta tetapi selalu melawa…

leoamurist00
AtomicEssay

AES487 Jebakan Pengetahuan

Pengetahuan membuat kita semakin banyak melihat kemungkinan, lalu masuk ke dalam jebakan paradoks pilihan. Seringkali jadinya menutup peluang dari banyak kemungkinan tersebut, dan terpaku pada satu keseharusnyaan. Seperti judul film jadul pintar pintar bodoh rasanya, semakin pintar semakin bodoh se…

leoamurist00
AtomicEssay

AES486 Slow is Flow

Memberikan diri bagi lingkungan, karena keadaan terbentuk dari pandangan diri terhadap keberadaan. Seringkali kita tidak mengetahui apa yang sesungguhnya diperlukan, makanya terlalu ketagihan kita akan kepastian. Sungguh melelahkan ini, makanya ganti saja dengan keterbukaan untuk menerima kalau ket…

leoamurist00
AtomicEssay

AES485 Flow is Slow

Memberikan diri bagi lingkungan, karena keadaan terbentuk dari pandangan diri terhadap keberadaan. Persepsi yang berdasarkan daya imajinasi, yang membuat manusia sebagai manusia. Bukan kecerdasan buatan dan robot yang merespon ukuran keadaan dengan tindakan, kita merespon keberadaan dengan keadaan.…

leoamurist00
AtomicEssay

AES484 Tiga Tingkat Bersikap Pantas dan Bertindak Layak

Tingkat dasar adalah bersikap pantas dan bertindak layak setelah membuang kelebihan energi yang tidak bisa dikendalikan. Seperti seorang anak dari kelompok bermain yang perlu melelahkan dirinya agar dengan sisa energi yang pas dapat memenuhi peran dan fungsinya. Yaitu mencoba hal baru dan menciptak…

leoamurist00
AtomicEssay

AES483 Hidup

Soal pertanyaan untuk apakah saya hidup? Setelah ditelaah lebih dalam, ternyata pertanyaan ini semacam pertanyaan palsu. Karena ini muncul dari pola yang kita rasakan dan temukan selama ini, yaitu setiap malam kita mati dan setiap pagi kita hidup kembali. Kepercayaan diri bahwa pola berulang ini ti…

leoamurist00
ceritaharisialku

AES482 Aroma Harina

Dahulu kala, ketika masih tugas bolak-balik Bandung Semarang dengan Kereta Harina. Selesai pertemuan dan penuntasan tugas di Semarang, saya memutuskan pulang ke Bandung. Biasanya, saya akan menginap semalam lagi untuk jalan-jalan dan ngemil di angkringan malam-malam. Hanya karena hari itu sangat ra…

leoamurist31
AtomicEssay

AES481 Mendengar Menyimak Mengerti Memahami

Kalau kita pakai tingkatan dengan menggunakan sistem koordinat kartesius dua dimensi. Sumbu X sebagai cara bicara kita dalam merespon perkataan orang lain, dengan x=1 adalah membatalkan, x=2 adalah menambahkan, dan x=3 adalah mengembalikan (bukan membalikkan). Sumbu Y sebagai cara pikir kita dalam…

leoamurist00
AtomicEssay

AES480 Ilusi Evaluasi

Cara otak belajar adalah dengan mengalami beragam percikan elektrokemikal neuron kemudian menetapkan jalur yang paling efisien, berdasarkan pengalaman nyata elektrikal dan kemikal yang terjadi itu. Seperti filosofi timur soal belajar yang selalu mulai dari gerakan besar yang banyak salah, untuk men…

leoamurist00
AtomicEssay

AES479 Educare Educere

Educare artinya lebih kepada membentuk, sedangkan educere artinya lebih kepada membawa keluar. Bisa keluar dari bentukan itu, bisa juga keluar dengan bentukan itu. Seperti kita membentuk seseorang sehingga memiliki karakter dan keterampilan tertentu. Setelah itu kita membawanya keluar melampaui kar…

leoamurist20
AtomicEssay

AES478 Berpikir

Terlintas kutipan dari salah satu filsuf kuno yang saya lupa namanya hanya ingat katanya, “Kita tidak akan pernah bisa mengajarkan apa yang perlu dipikirkan, tetapi kita bisa mengajarkan bagaimana cara berpikirnya.” Persoalannya, “Kita hanya bisa mengajari orang yang sudah terpelajar, seperti kita…

leoamurist10